Film bertema peperangan tidak sekedar memperlihatkan pada kita persaingan militer atau sengketa batas negara saja, film perang justru tema yang paling sering menarik imajinasi kita akan situasi dimana kematian bisa mendekati siapa saja bahkan tokoh utama sekalipun untuk memperlihatkan kedalaman perasaan yang ada dalam penderitaan kekalahan ataupun kebahagiaan kemenangan. Berikut 10 film perang terbaik sepanjang masa.
The Red Badge of Courage
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/uwviyscn.jpg[/img]
Diadaptasi dari novel karya Stephen Crane yang menceritakan seorang pemuda (Audie Murphy) di tengah perang sipil yang terjadi di Amerika. Ia dipaksa melihat kengerian perang yang membawanya kepada pilihan sikap pengecut atau bertindak berani, terlebih setelah beberapa peristiwa perang merenggut nyawa beberapa orang yang ia kenal.
Gettysburg
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/iyy3aczu.jpg[/img]
Dirilis tahun 1993 dan disutradarai oleh Ronald F Maxwell, film ini berusaha menggambarkan secara total situasi perang saudara di Amerika tahun 1863 melalui sudut pandang tokoh terkemuka dari kedua pasukan antara union dan konfederasi.
MASH
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/0kejjepg.jpg[/img]
Dibuat berdasarkan novel berjudul MASH: A Novel About Three Army Doctors karya Richard Hooker. Film ini menggambarkan sebuah unit tenaga medis berjalan di tengah berlangsungnya perang di Korea. Meski bersetting tentang perang Korea namun yang sebenarnya film ini bercerita tentang perang Vietnam.
Full Metal Jacket
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/bn5jcofy.jpg[/img]
Dirilis pada tahun 1987, film Full Metal Jacket adalah sebuah film perang yang didasarkan pada novel karya Gustav Hasford berjudul The Short-Timers. Dengan fokus cerita pada mentalitas salah satu peleton Marinir AS yang sedang mengikuti pelatihan, sehingga banyak kisah unik akan diceritakan dari masing-masing tokoh yang sedang berada di sana.
Saving Private Ryan
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/xmsr8jjj.jpg[/img]
bersetting pada perang dunia dua atau lebih tepatnya ketika pasukan sekutu sedang menginvasi Normandy, Steven Spielberg mencoba membuat film penuh emosional melalui kisah satu pleton pasukan di bawah pimpinan Kapten John H. Miller (Tom Hanks) yang mencoba menyelamatkan seorang pasukan bernama Ryan (Matt Damon).
Battleground
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/7auo1dja.jpg[/img]
Dirilis tahun 1949, Battleground adalah film yang penting untuk menggambarkan secara signifikan bagaimana kondisi psikologis para prajurit di tengah perang, sehingga tidak melulu tentang jiwa patriotik yang rela mati demi negara saja, namun menggambarkan pula situasi ketika keinginan menyerah dan melarikan diri terbersit dalam pikiran mereka.
All Quiet on the Western Front
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/nyq10cux.jpg[/img]
All Quiet on the Western Front adalah sebuah film yang secara relistis menggambarkan situasi perang dunia pertama. Film ini diangkat berdasarkan novel karya Erich Maria Remarque dengan judul yang sama. Hingga saat ini dipilih dan dipelihara oleh United States Library of Congress' National Film Registry karena dianggap sebagai salah satu sumber sejarah.
The Thin Red Line
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/dfnjsmwg.jpg[/img]
The Thin Red Line adalah sebuah "come back" yang sangat baik dari sutradara Terrence Malick setelah absen hampir 20 tahun dari karya terakhirnya "Days of Heaven". ia menulis sekenario film ini berdasarkan pada novel karya James Jones. Seorang kritikus film bernama Gene Siskel bahkan menyebut bahwa film The Thin Red Line adalah film perang kontemporer terbesar yang pernah ia lihat.
Paths of Glory
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/lpjcgvgs.jpg[/img]
Dirilis tahun 1957 dengan latar belakang situasi perang dunia 1, film ini bercerita tentang Kolonel Dax, seorang komandan tentara Prancis yang mencoba melawan keputusan satuannya untuk melanjutkan serangan bunuh diri. Dax yang dituding pengecut justru berani membawa keyakinan ini ke hadapan pengadilan. Film ini sendiri diangkat dari novel berjudul sama karya Humphrey Cobb.
Apocalypse Now
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/jo9fp3xo.jpg[/img]
Film ini adalah film yang akan menyimpan kenangan unik dan tak terlupakan bagi para awak di dalamnya. Film yang seolah hampir saja gagal dilempar ke pasaran karena berbagai permasalahan yang menimpa pemain dan set film dilapangan, seperti ketika Marlon Brando yang mengalami kelebihan berat, Martin Sheen yang menderita serangan jantung hingga cuaca ekstrim. Semua kisah itu dapat kita simak pada karya dokumenter Hearts of Darkness: A Filmmaker's Apocalypse. FIlm ini sendiri berkisah tentang perang Vietnam yang diadaptasi Francis Ford Coppola dari novel Joseph Conrad berjudul Heart of Darkness.
sumber [url]http://www.rockto.com/launcher/55769/beatler*Forbidden*/2011/04/10-film-perang-terbaik-sepanjang-masa_23.html[/url]
tambahan gan..
Black Hawk Down
[img]http://cdn-u.kaskus.us/45/awwfqogv.jpg[/img]
Black Hawk Down merupakan sebuah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2001. Film yang disutradarai oleh Ridley Scott ini pemainnya antara lain ialah Josh Hartnett, Ewan McGregor, Tom Hardy, Tom Sizemore, dan masih banyak lagi. Tanggal rilisnya pada 28 Desember 2001.
26 Fiki Putra's
Sunday, March 4, 2012
Wednesday, February 8, 2012
8 Penelitian Unik Tentang Cinta Sepanjang 2011
1. Pria Lebih Menyukai Wanita yang Diputuskan Pacarnya
Penemuan dari University of Michigan menyebutkan bahwa pria lebih tertarik mendekati wanita yang dicampakkan kekasihnya. Para ahli berspekulasi, ketika pria yang berinisiatif memutuskan hubungan, hal itu akan menunjukkan dominasinya terhadap lawan jenis. Dengan demikian, pria akan menganggap wanita yang diputuskan akan lebih mudah dikontrol.
2. Anda Bisa Mendeteksi Tukang Selingkuh dari Suaranya
Dalam sebuah studi, para peneliti meminta sekitar 120 pria dan wanita untuk menyuarakan huruf vokal dengan nada yang berbeda-besa. Dari hasil penelitian diketahui, wanita cenderung mengasosiasikan suara rendah pria dengan perilaku berselingkuh. Sementara bagi responden pria, wanita bernada tinggilah yang suka selingkuh. Meskipun aneh, hasil penemuan tersebut dianggap masuk akal dalam perspektif biologis. Nada yang lebih rendah, berarti memiliki level testosteron yang tinggi. Dengan level hormon testosteron yang tinggi membuat pria cenderung tidak pilih-pilih dalam menentukan pasangan (baca: mudah jatuh cinta).
3. Pria Dandan Lebih Lama daripada Wanita
Penelitian yang dilakukan Travelodge --perusahaan jaringan hotel raksasa-- menemukan bahwa pria bisa menghabiskan waktu rata-rata 81 menit per hari untuk merawat tubuh, seperti membersihkan, menyegarkan dan melembabkan wajah, bercukur, menata rambut dan memilih pakaian. Sementara wanita hanya memerlukan waktu 75 menit sehari untuk menata rambut, memilih pakaian dan memakai make-up.
4. Wanita Lebih Mudah Mengingat Sesuatu Jika Dikatakan dengan Suara yang Dalam
Wanita bisa lebih akurat mengingat sebuah objek, jika objek tersebut diperkenalkan oleh pria dengan suara yang dalam. Studi yang dilakukan David Smith dan timnya dari University of Aberdeen, Inggris, menunjukkan bahwa suara pria yang dalam dan rendah lebih maskulin dan penting baik dalam pemilihan pasangan maupun akurasi memori pada wanita.
5. 75% Wanita Habiskan Rp 7 Juta Saat Patah Hati
Berdasarkan survei yang dilakukan situs belanja online di Inggris bernama Superdrug, 75% wanita menghabiskan US$ 782 atau sekitar Rp 7 jutaan untuk mengubah penampilannya setelah putus cinta. Penelitian itu mengikutsertakan 2.000 responden wanita. Lebih dari setengah responden mengungkapkan mereka segera pergi ke salon untuk mendapatkan gaya rambut baru, manicure dan pedicure, membeli pakaian dan make-up, bahkan mendaftarkan diri ke pusat kebugaran. Wanita menganggap kekasihnya mencampakkannya karena mereka kurang menarik sehingga berbagai langkah perawatan diri dilakukan.
6. 48% Pria Putuskan Kekasih karena Gemuk
Ternyata sekarang ini cukup banyak pria yang mementingkan penampilan fisik wanita. Hal itu terbukti dari survei terbaru, 48% pria mengaku mencampakkan wanitanya yang gemuk. Survei yang dibuat oleh situs AskMen dan Cosmpolitan tersebut diikuti oleh 70 ribu orang di Amerika Serikat. Dari survei itu terungkap pria benar-benar tidak menerima jika pasangannya mengalami kenaikan berat badan.
7. Wanita dengan Karir Sukses Lebih Mudah Berselingkuh
Penelitian dilakukan Joris Lammers, profesor dari Tilburg University di Belanda. Dia mempelajari perilaku lebih dari 1.500 pembaca majalah bisnis, mulai dari jabatan paling tinggi sampai rendah. Hasilnya, Joris menemukan bahwa wanita yang menduduki jabatan tinggi di kantornya tertarik pada tantangan dan risiko tinggi. Berselingkuh, jadi salah satu cara untuk memenuhi 'hasrat' tantangan tersebut. Penyebabnya bukan karena rendah-tingginya kematangan moral, tapi kekuasaan dan kesempatan.
8. Senyuman Buat Pria Kurang Menarik
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Psychological Association mengungkapkan, pria yang murah senyum dianggap tidak menarik bagi wanita. Responden diminta melihat foto lawan jenisnya. Kemudian, peneliti melihat reaksi responden pertama kali melihat foto tersebut.
"Pria yang tersenyum dianggap kurang menarik bagi sebagian wanita," jelas Jessica Tracy, pemimpin penelitian dan psikolog dari University of British Columbia, seperti dilansir iDiva.
Wanita sepertinya lebih menyukai sosok pria yang dingin dan tidak banyak senyum. Seperti Rangga dalam film AADC atau si vampir Edward Cullen dalam film 'Twilight'. Sebuah ekspresi sedikit tertunduk malu tanpa senyuman adalah sebuah sikap yang mengisyaratkkan membutuhkan simpati. Bagi wanita ekspresi itu dapat sangat menarik.
Penemuan dari University of Michigan menyebutkan bahwa pria lebih tertarik mendekati wanita yang dicampakkan kekasihnya. Para ahli berspekulasi, ketika pria yang berinisiatif memutuskan hubungan, hal itu akan menunjukkan dominasinya terhadap lawan jenis. Dengan demikian, pria akan menganggap wanita yang diputuskan akan lebih mudah dikontrol.
2. Anda Bisa Mendeteksi Tukang Selingkuh dari Suaranya
Dalam sebuah studi, para peneliti meminta sekitar 120 pria dan wanita untuk menyuarakan huruf vokal dengan nada yang berbeda-besa. Dari hasil penelitian diketahui, wanita cenderung mengasosiasikan suara rendah pria dengan perilaku berselingkuh. Sementara bagi responden pria, wanita bernada tinggilah yang suka selingkuh. Meskipun aneh, hasil penemuan tersebut dianggap masuk akal dalam perspektif biologis. Nada yang lebih rendah, berarti memiliki level testosteron yang tinggi. Dengan level hormon testosteron yang tinggi membuat pria cenderung tidak pilih-pilih dalam menentukan pasangan (baca: mudah jatuh cinta).
3. Pria Dandan Lebih Lama daripada Wanita
Penelitian yang dilakukan Travelodge --perusahaan jaringan hotel raksasa-- menemukan bahwa pria bisa menghabiskan waktu rata-rata 81 menit per hari untuk merawat tubuh, seperti membersihkan, menyegarkan dan melembabkan wajah, bercukur, menata rambut dan memilih pakaian. Sementara wanita hanya memerlukan waktu 75 menit sehari untuk menata rambut, memilih pakaian dan memakai make-up.
4. Wanita Lebih Mudah Mengingat Sesuatu Jika Dikatakan dengan Suara yang Dalam
Wanita bisa lebih akurat mengingat sebuah objek, jika objek tersebut diperkenalkan oleh pria dengan suara yang dalam. Studi yang dilakukan David Smith dan timnya dari University of Aberdeen, Inggris, menunjukkan bahwa suara pria yang dalam dan rendah lebih maskulin dan penting baik dalam pemilihan pasangan maupun akurasi memori pada wanita.
5. 75% Wanita Habiskan Rp 7 Juta Saat Patah Hati
Berdasarkan survei yang dilakukan situs belanja online di Inggris bernama Superdrug, 75% wanita menghabiskan US$ 782 atau sekitar Rp 7 jutaan untuk mengubah penampilannya setelah putus cinta. Penelitian itu mengikutsertakan 2.000 responden wanita. Lebih dari setengah responden mengungkapkan mereka segera pergi ke salon untuk mendapatkan gaya rambut baru, manicure dan pedicure, membeli pakaian dan make-up, bahkan mendaftarkan diri ke pusat kebugaran. Wanita menganggap kekasihnya mencampakkannya karena mereka kurang menarik sehingga berbagai langkah perawatan diri dilakukan.
6. 48% Pria Putuskan Kekasih karena Gemuk
Ternyata sekarang ini cukup banyak pria yang mementingkan penampilan fisik wanita. Hal itu terbukti dari survei terbaru, 48% pria mengaku mencampakkan wanitanya yang gemuk. Survei yang dibuat oleh situs AskMen dan Cosmpolitan tersebut diikuti oleh 70 ribu orang di Amerika Serikat. Dari survei itu terungkap pria benar-benar tidak menerima jika pasangannya mengalami kenaikan berat badan.
7. Wanita dengan Karir Sukses Lebih Mudah Berselingkuh
Penelitian dilakukan Joris Lammers, profesor dari Tilburg University di Belanda. Dia mempelajari perilaku lebih dari 1.500 pembaca majalah bisnis, mulai dari jabatan paling tinggi sampai rendah. Hasilnya, Joris menemukan bahwa wanita yang menduduki jabatan tinggi di kantornya tertarik pada tantangan dan risiko tinggi. Berselingkuh, jadi salah satu cara untuk memenuhi 'hasrat' tantangan tersebut. Penyebabnya bukan karena rendah-tingginya kematangan moral, tapi kekuasaan dan kesempatan.
8. Senyuman Buat Pria Kurang Menarik
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Psychological Association mengungkapkan, pria yang murah senyum dianggap tidak menarik bagi wanita. Responden diminta melihat foto lawan jenisnya. Kemudian, peneliti melihat reaksi responden pertama kali melihat foto tersebut.
"Pria yang tersenyum dianggap kurang menarik bagi sebagian wanita," jelas Jessica Tracy, pemimpin penelitian dan psikolog dari University of British Columbia, seperti dilansir iDiva.
Wanita sepertinya lebih menyukai sosok pria yang dingin dan tidak banyak senyum. Seperti Rangga dalam film AADC atau si vampir Edward Cullen dalam film 'Twilight'. Sebuah ekspresi sedikit tertunduk malu tanpa senyuman adalah sebuah sikap yang mengisyaratkkan membutuhkan simpati. Bagi wanita ekspresi itu dapat sangat menarik.
Subscribe to:
Posts (Atom)